Barcelona Butuh ‘Puyol’ dan Bukan Neymar ucap sang legenda barcelona

Salah satu legenda Barcelona Lobo Carrasco menyebut Blaugrana harus membenahi lini belakangnya dan merekrut pemain seperti Carles Puyol dan bukannya Neymar.

QQCASINO – Musim panas ini Barcelona mencoba untuk memperkuat timnya. Mereka tak mau kegagalan musim 2018-19 lalu terulang lagi.

Saat itu mereka hanya bisa meraih trofi La Liga. Mereka gagal meraih trofi Liga Champions dan Copa del Rey.

Pukulan paling besar yang dialami oleh Lionel Messi dan kawan-kawan tentu di Liga Champions. Sebab mereka dikalahkan oleh Liverpool di semifinal.

Padahal di leg pertama mereka mengalahkan Liverpool dengan skor 3-0. Namun di leg kedua di Anfield, Divock Origi cs membalikkan skor dengan meraih kemenangan 4-0.

Barca sudah mendatangkan tiga pemain anyar sejauh ini. Salah satunya adalah Frenkie de Jong.

Namun belakangan ini santer beredar kabar bahwa Barca akan memulangkan Neymar dari PSG. Ada yang setuju dan tidak setuju dengan ide tersebut.

Carrasco termasuk yang tidak setuju dengan perekrutan Neymar. Sebab hadirnya pemain Brasil itu justru akan membuat lini belakang Barca makin lemah.

“Dengan perekrutan Neymar, Barca kalah lebih sering di belakang,” cetusnya pada El Chiringuito.

“Mereka tersapu di Eropa. Mereka [Liverpool] mengalahkan kami 4-0, 3-0,” sambung Carrasco.

“Jika kami memiliki gangguan lebih lanjut di pertahanan, apakah kita akan beralih kalah dari empat menjadi enam gol?” cetusnya.

Carrasco meyakini bahwa Barca saat ini harus fokus untuk memperkuat lini belakangnya. Khususnya pemain di sektor bek tengah.

Namun pemain yang direkrut harus bukan pemain sembarangan. Ia mengatakan pemain yang didatangkan harus seorang pemain yang mampu menjadi pemimpin di lini belakang.

“Barca perlu memiliki seorang pemain seperti Puyol,” tegas Carrasco.

Barcelona sendiri sebelumnya dikabarkan memburu bek Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt. Namun saat ini mereka disebut harus bersaing ketat dengan Juventus.

Wakil presiden Barcelona, Jordi Cardoner, pernah mengatakan bahwa Neymar ingin meninggalkan PSG demi kembali berlabuh di Camp Nou. Hal itu juga diketahui oleh orang nomor 1 di Blaugrana, Josep Maria Bartomeu.

Rumor mengenai kepergian Neymar dari Paris sebenarnya sudah berhembus sejak Januari 2018 lalu. Kabar tersebut bahkan beredar selang waktu enam bulan setelah kepindahannya dari Barcelona yang melibatkan uang sebesar 222 juta euro.

Real Madrid sempat dikabarkan akan menjadi tujuan pemain asal Brasil tersebut, dan semakin menguat pasca Cristiano Ronaldo hengkang di musim panas 2018. Namun kini, Los Merengues sudah tak tertarik dengannya setelah sukses mendapatkan Eden Hazard dari Chelsea.

Isunya pun langsung mengarah ke Barcelona. Klub asuhan Ernesto Valverde tersebut dikabarkan tertarik untuk menghidupkan kembali trisula MSN agar bisa merajai berbagai kompetisi, salah satunya Liga Champions.

Cardoner sempat membenarkan bahwa Neymar ingin meninggalkan PSG, namun Barcelona tidak akan bergerak untuk mendapatkannya. Hal yang sama juga dilontarkan oleh Bartomeu selaku presiden Blaugrana.

“Kami tahu sang pemain ingin meninggalkan PSG, tapi kami juga tahu bahwa PSG tak ingin membiarkannya pergi. Jadi tak ada lagi yang perlu dibicarakan,” tutur Bartomeu dalam pengenalan rekrutan Barcelona, Frenkie De Jong, seperti yang dikutip dari Football Italia.